Luis Enrique mengimbau para pemain Barcelona agar tidak terlena dengan catatan tak terkalahkan di La Liga. Menurut dia, catatan tersebut bisa sia-sia apabila La Blaugrana gagal menjadi juara.
Barcelona sudah melalui 34 pertandingan tanpa kekalahan di liga. Ini menyamai rekor yang dibukukan Real Madrid pada musim 1988-1989.
"Pencapaian kami ini tidak apa-apanya, kecuali jika kami bisa memenangi gelar pada akhir musim," kata Enrique seperti dikutipESPN, seusai timnya mengalahkan Sevilla 2-1, Minggu (28/2/2016).
Dengan kemenangan atas Sevilla, Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin atas Atletico Madrid. Barcelona lantas diunggulkan karena kompetisi menyisakan 12 pertandingan lagi.
Meski begitu, Enrique enggan menyatakan bahwa perebutan gelar La Liga sudah selesai.
"Posisi Atletico cukup dekat. Kami sudah menargetkan juara liga sejak pekan pertama, dan sedang dalam posisi yang solid menuju pekan-pekan menentukan musim ini," ujar mantan pemain tim nasional Spanyol tersebut.
Barcelona sudah melalui 34 pertandingan tanpa kekalahan di liga. Ini menyamai rekor yang dibukukan Real Madrid pada musim 1988-1989.
"Pencapaian kami ini tidak apa-apanya, kecuali jika kami bisa memenangi gelar pada akhir musim," kata Enrique seperti dikutipESPN, seusai timnya mengalahkan Sevilla 2-1, Minggu (28/2/2016).
Dengan kemenangan atas Sevilla, Barcelona semakin kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan delapan poin atas Atletico Madrid. Barcelona lantas diunggulkan karena kompetisi menyisakan 12 pertandingan lagi.
Meski begitu, Enrique enggan menyatakan bahwa perebutan gelar La Liga sudah selesai.
"Posisi Atletico cukup dekat. Kami sudah menargetkan juara liga sejak pekan pertama, dan sedang dalam posisi yang solid menuju pekan-pekan menentukan musim ini," ujar mantan pemain tim nasional Spanyol tersebut.
Terkait penampilan skuadnya melawan Sevilla, Enrique mengaku puas. Apalagi, tim berjuluk Los Blanquirrojos tersebut merupakan tim terakhir yang mengalahkan Barcelona.
Kekalahan tersebut terjadi pada pekan ke-7 La Liga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, kandang Sevilla, pada 3 Oktober 2015.
"Sevilla adalah lawan terbaik kami. Mereka salah satu tim terbaik di liga dan di Eropa. Mereka kuat secara fisik, kuat di sayap, mampu mencetak banyak gol, dan Kevin Gameiro di lini depan sangat cepat," tutur Enrique.
Dalam pertandingan di Stadion Camp Nou tersebut, tim tamu unggul lebih dulu berkat gol Vitolo, sebelum Lionel Messi dan Gerard Pique mencetak dua gol balasan. Barca akan kembali bertemu Sevilla pada final Copa del Rey, 22 Mei 2016
Kekalahan tersebut terjadi pada pekan ke-7 La Liga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, kandang Sevilla, pada 3 Oktober 2015.
"Sevilla adalah lawan terbaik kami. Mereka salah satu tim terbaik di liga dan di Eropa. Mereka kuat secara fisik, kuat di sayap, mampu mencetak banyak gol, dan Kevin Gameiro di lini depan sangat cepat," tutur Enrique.
Dalam pertandingan di Stadion Camp Nou tersebut, tim tamu unggul lebih dulu berkat gol Vitolo, sebelum Lionel Messi dan Gerard Pique mencetak dua gol balasan. Barca akan kembali bertemu Sevilla pada final Copa del Rey, 22 Mei 2016
